Perlu Adanya IT Entrepreneurship Club Bagi Mahasiswa Ilmu Komputer

Banyak pelajaran yang telah didapat oleh Mahasiswa dari kampus, baik itu pelajaran berbasis teori ataupun berbasis teori dan praktik. Namun pada kenyataannya, banyak Mahasiswa tidak dapat mengembangkan ilmu yang didapat khususnya bidang teori dan praktik (Software Programming, Datamining, Database Making, Web Programming, management analysis and Enterprenaureship) ketika mereka telah menjadi Sarjana karena minimnya pengalaman dikampus dalam pengembangan ilmu bahkan ada dari mereka tidak lagi mengetahui ilmu tentang keahlian-keahlian yang didapat ketika dikampus sehingga mereka berusaha untuk mencari pekerjaan yang lain yang tidak berhubungan dengan ilmu yang didapat dikampus.

Ini terbukti dengan semakin banyaknya Alumni Fakultas Ilmu Komputer ikut melamar kerja yang sangat jauh dengan bidangnya. Lihat saja ketika pembukaan CPNS, ada banyak dari mereka yang rela ikut perlombaan it hanya untuk mendapatkan keamanan posisi dan rela ditempatkan dimana saja. Dan yang menjadi sangat ironi, banyak dari mereka ikut pada level tamatan SMA dan mengabaikan ijasah S1. Mereka beralasan, lowongan untuk S1nya tidak ada. Selain Penerimaan CPNS, Contoh lainnya seperti penerimaan pekerja tamatan kasar Perusahaan BUMN yang sangat tidak berhubungan dengan ilmu yang didapat di Kampus. Lowongan ini seperti menjadi magnet bagi mereka untuk bergabung apalagi dengan status perusahaan itu yang berplat merah akan menambah kebanggaan bagi mereka dan keamanan posisi kerja. Sunggu sangat ironi dan suatu keputusasaan.

Sekarang jika ditelisik ke akar masalah mungkin kita bisa mengambil kesimpulan bahwa akar permasalahan berasal dari kurangnya pengembangan keahlian dan pengalaman penerapan ilmu yang didapat dikampus serta pemahaman tentang psikologi kerja. Kebanyakan ketika mahasiswa belajar di kampus, mereka hanya fokus terhadap pelajaran dan nilai yang akan didapat tanpa melakukan pengembangan dari ilmu itu sendiri. Padahal hal ini merupakan hal yang sangat krusial dalam pembelajaran, pengembangan, penerapan ilmu keahlian. Karena semua ilmu yang sifatnya teori dan praktik harus ada continuity terhadap penerapan langsung apapun itu. Seorang Ahli Database tidak akan menjadi ahli jika dia tidak pernah memegang pengalaman terhadap pembuatan database untuk suatu project begitu juga dengan yang lainnya. Perbedaan antara mereka yang memiliki pengalaman dan yang tidak, begitu kontras ketika mereka lulus S1.

Oleh karena itulah, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, perlu adanya suatu IT Entrepreneurship Club yang bersifat Sharing and Go Working. Maksudnya, mahasiswa bisa bergabung/membentuk suatu wadah yang mana disana mereka bisa berbagi ilmu, berlajar bersama, dan mempraktekkannya langsung ke dunia kerja. Misalnya ada mahasiswa yang sudah mengerti tentang pemograman web dan dapat berbagi ilmu dengan yang lain. Begitu juga dengan mahasiswa lainnya yang memiliki keahlian tertentu. Atau contoh lain, mahasiswa yang telah memiliki keahlian bisa mengimplementasikkan ilmu langsung ke dunia kerja. Seperti contoh sebelumnya, selain berbagi ilmu, mahasiswa yang mengerti pemograman web bisa menjual keahliannya dengan menerima layanan jasa pembuatan website atau mahasiswa yang memiliki keahlian pemograman java/C++/VB bisa membuka layanan pembuatan program untuk enterprise level dan masih banyak contoh lainnya.

IT Entrepreneurship Club akan membawah mahasiswa untuk terbiasa dengan ilmu keahliannya dalam dunia kerja. Mereka akan mudah beradaptasi nantinya ketika mereka mencari kerja ataupun membentuk usaha sendiri. Dengan melakukan berbagai macam project, mereka dapat semakin mengerti dan menguasai ilmu keahlian yang dipelajari di kampus dan juga ini merupakan suatu celah bagi mereka untuk mendapatkan uang tambahan. Selain itu juga, disini mereka bisa belajar bagaimana menjadi pemimpin dengan adanya pemilihan Project Leader setiap mendapatkan project baru. Jadi ketika project baru masuk ke Club, maka akan diadakan rapat untuk seluruh anggota club tentang project tersebut, pembagian tugas, dan menentukan project leader melalui voting. Hal ini tentunya sangat diperlukan bagi mereka dan juga menawarkan ilmu dan pengalaman baru yang di kampus mereka tidak dapatkan.

Pembentukan IT Entrepreneurship Club bisa dilakukan oleh mahasiswa tanpa harus adanya ikatan dengan mahasiswa. Tujuannya supaya mahasiswa dapat berdiri sendiri, menentukan struktur manajemen sendiri, dan juga yang paling utama, ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berlajar berjuang bersama dari titik nol usaha. Misalnya dari pembentukan club, pembagian tugas untuk setiap anggota club, pembuatan kebijakan-kebijakan club, dan juga sampai menjalin kerja sama dengan pihak lain serta mencari client.

Kalau semua sudah berjalan dengan baik, IT Entrepreneurship Club dimanfaatkan oleh mahasiswa dengan tepat, sudah pasti nantinya tidak ada lagi terdengar Mahasiswa Lulusan S1 Ilmu Komputer yang menganggur karena tidak adanya ketersedian lowongan kerja baginya atau celah business baru untuknya. Apalagi sekarang Teknologi Informasi terus berkembang dan telah menjadi kebutuhan primer, baik itu bagi perusahaan ataupun masyarakat.

Sumber :

http://mirfagah.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s