Silaturahmi Mahasiswa SI STT Bina Tunggal

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, setelah sekian lama ide ini muncul, akhirnya terlaksana juga. Hari Kamis, 4 Februari 2010, mahasiswa SI STT Bina Tunggal mengadakan acara silaturahmi di rumah Mas Abdul Qohhar, Pulo Gebang. Tujuan acara ini adalah untuk silaturahmi mahasiswa SI STT Bina Tunggal, ajang curhat, ajang keluh kesah, dan juga ada perayaan kecil-kecilan dari Mas Abdul Qohhar. Rupanya, Mas Abdul Qohhar sedang merayakan, bahwa dia dapat SP1 dari tempat kerjanya. Wualah….ada-ada aja nih Mas Qohhar…

Acara dimulai dengan pembukaan dari Mas Qohhar. Dia cerita tentang alasan acara ini diadakan, yaitu untuk perayaan SP1 nya. Yang kedua, untuk silaturahmi. Yang ketiga, ajang curhat. Dengan gayanya yang kocak, cerita Mas Qohhar membuat suasana seru dan meriah.

Selanjutnya, saya diminta Mas Qohhar untuk memberikan sambutan. Namun, karena saya terlanjur “tertegun” dengan apa yang disampaikan Mas Qohhar, saya cuma mengajak dan memancing temen-temen semua untuk mengungkapkan apa saja keluhan, kendala, dan apa saja yang perlu disampaikan, untuk disampaikan di acara ini.

Dari yang semua disampaikan temen-temen, berikut saya mencoba untuk merangkumnya :

1. Masalah waktu.

2. Masalah penguasaan terhadap materi kuliah.

3. Masalah biaya.

4. Masalah keluarga yang berefek pada studi.

5. Masalah pribadi yang mungkin tidak bisa disampaikan oleh individunya.

6. Masalah kekompakan mahasiswa SI.

Yuk kita kupas satu-satu !

1. Masalah Waktu.

Hampir semua, terutama yang bekerja, punya masalah dengan waktu. Mas Qohhar juga kena SP1 karena masalah ini. Yang jelas untuk masalah ini, kita harus pinter-pinter menyiasati dan komitmen dengan tujuan kita. Usahakan, komunikasikan dengan pihak perusahaan, agar kita diberi pengertian untuk bisa ikut kuliah. Kalo pihak perusahaan gak ngerti juga, gak masalah. Kalo toh kita hanya bisa masuk kuliah saat UTS dan UAS doank, gak masalah. Tapi, ya harus komitmen untuk mengejar ketertinggalan materi dengan belajar sendiri atau minta bantuan teman. Kalo ujian juga gak boleh gimana ? Usahakan untuk bisa ikut susulan. Kalo susulan pun gak bisa gimana ? Mungkin perlu direview ulang, keputusan Anda dulu untuk kuliah…. Memang, masalah waktu adalah masalah yang sulit. Apalagi kalo kita dihadapkan pada pilihan, kuliah atau kerja ? Otomatis kita akan pilih kerja toh ???!

2. Masalah penguasaan terhadap materi.

Tunjukkan semangat 45 Anda dalam belajar. Wah, Pak, saya ini sudah capek kerja seharian, untuk belajar susah …. Kalo saya belajar di rumah, waktu buat keluarga gimana ? Kalo itu masalahnya, jawabannya ada di sini. Click Here.

Otak saya sudah bebel mas, buat mikir yang berat-berat udah gak bisa….Kalo itu masalahnya, jawabannya ada di sini. Click Here.

Mas, saya ini kan kuliah cuma buat nyari gelar doank, jadi ngapain harus belajar… Saya kuliah cuma buat ngisi waktu aja kok mas…. Kalo itu masalahnya, ya nilainya cuma buat ngisi transkrip aja, sedapetnya gitu. IPnya juga gak akan laku buat nyari kerja.

3. Masalah biaya

Untuk masalah ini, Anda sudah kuliah di kampus yang tepat. Di sini banyak beasiswanya mas. Trus, ada juga jalur alternatif untuk masalah ini. Ngobyek-lah. Bina Tunggal IT Solution, gimana kalo kita punya perusahaan ini saat masih belajar. Keren kan. So gambatte nek ! ( berjuanglah ! = bahasa Jepang ).

4. Masalah keluarga yang berefek pada studi.

Kalo ini krusial banget nih. Wilayah dalam nergeri. Tapi, selama Anda bisa sharing ke teman-teman, saya yakin akan ada solusi.

5. Masalah pribadi yang mungkin tidak bisa disampaikan oleh individunya.

Ini solusinya sama dengan point 4.

6. Masalah kekompakan mahasiswa SI.

Wah ini masalah serius nih, heheee. Salah satu teman kita merasa gini…. Anak SI tuh gak kompak, gaulnya ngeblok-ngeblok, nggak care, de el el. Dia merasa, kalo deket dengan anak SI, merasa diabaikan, dicuekin, de el el. Kalo ada tugas, ngumpulin sendiri, tanpa peduli apa temen-temennya ngumpulin atau tidak. Kalo ujian, gak kerja sama ( weittt ).

Pertama, slow dulu donk, jangan terlalu serius dulu.

Mari kita instropeksi diri kita masing-masing, apakah memang kita ngeblok-ngeblok, apakah kita egois, dll. Kalo iya, ya mari kita benahi diri kita dalam bergaul.

Untuk ujian, ujian kok kerjasama, gak salah tuh ? Usahakan kita sesuai standar, ujian ya gimana kemampuan kita masing-masing. Kalo masalah tugas, nah, ini bisa buat kerjasama. Kita belajar kelompok, bahas masalah bareng-bareng. Yang tahu ngasih tahu yang gak tahu, yang gak tahu nanya yang tahu.

So, semua pasti ada solusinya. Mari kita satukan kekuatan komunitas SI Bina Tunggal atau seluruh civitas akademika STT Bina Tunggal.

Satu lagi. Ingat pesan Mas Qohhar. Please…jangan berhenti kuliah, minimal sampai 2 tahun kedepan. Jika setelah 2 tahun itu Anda pengen berhenti kuliah, silahkan. Tapi, nanti 2 tahun lagi, Mas Qohhar akan datang ke rumahmu dengan memakai TOGA.

Mungkin hanya ini yang bisa saya laporkan dari acara Silaturahmi Mahasiswa STT Bina Tunggal kemarin. Kalo ada salah kata saya mohon maaf.

Eh, ada lagi. Mulai bulan depan, kas SI akanditarikin lho sama Mas Nur Arifi. Trus, bulan depan kita pertemuan di rumah Adrianus Sandores. Informasi selanjutnya menyusul.

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yakub

One response to “Silaturahmi Mahasiswa SI STT Bina Tunggal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s